Semarang, 14 Oktober 2025 — Tim pengabdian masyarakat dari Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro melaksanakan program edukasi lingkungan bertema “Pemanfaatan Sampah Organik sebagai Bahan Dasar Ecoenzyme untuk Pembuatan Sabun” di SMA Kesatrian 2 Semarang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pengelolaan sampah organik serta mendorong penerapan inovasi ramah lingkungan di lingkungan sekolah.

Program pengabdian ini dipimpin oleh Damar Nurwahyu Bima, M.Si, dengan anggota tim Dr. Suhartana, M.Si, Dra. Sriyanti, M.Si, Dr. Mukhammad Asy’ari, M.Si, dan Pardoyo, M.Si, serta dibantu oleh beberapa mahasiswa Departemen Kimia UNDIP.

Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan penyuluhan mengenai permasalahan sampah organik yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah. Melalui pendekatan ilmiah yang sederhana dan aplikatif, siswa diperkenalkan pada konsep eco-enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi sampah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembersih alami hingga bahan dasar sabun.

Para siswa kelas XII mengikuti praktik langsung pembuatan sabun berbasis ecoenzyme menggunakan bahan-bahan yang aman serta mudah dijumpai di rumah. Mereka belajar memproses limbah organik—seperti kulit buah dan sayuran—melalui tahap fermentasi hingga menjadi cairan ecoenzyme yang ramah lingkungan.

Ketua tim pengabdian, Damar Nurwahyu Bima, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya menyasar aspek pengetahuan, tetapi juga ingin menumbuhkan keterampilan praktis dan kepedulian lingkungan sejak dini. “Kami berharap siswa dapat memahami bahwa sampah organik memiliki nilai guna tinggi jika dikelola dengan benar. Produk seperti sabun ecoenzyme bisa menjadi contoh nyata penerapan konsep daur ulang dan ekonomi sirkular,” jelasnya.

Program ini juga membuka peluang pengembangan wirausaha berbasis produk ramah lingkungan bagi para siswa. Dengan keterampilan membuat sabun ecoenzyme, siswa dapat mengembangkan kreativitas dalam menghasilkan produk yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

SMA Kesatrian 2 Semarang menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerja sama dengan UNDIP dapat terus berlanjut dalam bentuk edukasi sains dan lingkungan lainnya. Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari program rutin Departemen Kimia FSM UNDIP yang berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.