Di SMAN I Dempet, Demak, suasana laboratorium kimia berubah jadi “mini research lab” yang ramai dan seru. Tim Pengabdian Masyarakat dari Departemen Kimia FSM Universitas Diponegoro datang membawa misi yang relevan banget: ngajak siswa bikin solusi nyata buat masalah limbah pewarna tekstil yang kerap mencemari air di daerah sekitar sentra industri. Kegiatannya berlangsung dalam rangkaian 15 Mei 2025 dengan fokus pelatihan pembuatan membran kitosan—material dari limbah cangkang udang—yang bisa dipakai sebagai penyerap zat warna.

Isunya juga dekat dengan kehidupan sehari-hari. Limbah zat warna sintetis dari industri tekstil sulit terurai alami dan bisa berbahaya, salah satunya metilen biru yang banyak dipakai dalam pewarnaan kain. Di sesi materi, siswa diajak paham kenapa zat ini perlu ditangani dan kenapa kitosan menarik: punya gugus aktif yang bisa “mengikat” molekul pewarna, sehingga air yang tercemar bisa dibantu dipulihkan lewat proses adsorpsi .

Bagian paling ditunggu tentu praktiknya. Siswa (sekitar 30 orang) melewati tahapan dari teori, demonstrasi, sampai praktikum langsung: melarutkan kitosan dalam asam asetat, mencetak membran tipis, lalu mengujinya pada larutan metilen biru. Mereka juga dikenalkan variasi modifikasi membran (misalnya dengan bahan penaut silang seperti PVA/TPP) untuk melihat bagaimana material bisa “di-upgrade”. Outputnya bukan cuma pengalaman, tapi juga produk membran kitosan dan modul sederhana yang bisa dipakai ulang .

Yang bikin kegiatan ini makin “berasa hasilnya” adalah evaluasi pre-test dan post-test. Setelah pelatihan, pemahaman siswa meningkat nyata—bahkan ada sekitar sepertiga peserta yang mencapai nilai penuh pada post-test. Dan momen paling satisfying: ketika larutan metilen biru sebelum–sesudah adsorpsi terlihat jelas bedanya, seolah jadi bukti instan bahwa eksperimen mereka bukan sekadar tugas sekolah, tapi langkah kecil teknologi ramah lingkungan yang bisa berdampak. Kegiatan kedua Pengabdian di SMA I Dempet Demak ini mendapatkan apresiasi karena pengabdian pertama mampu memotivasi siswa SMA I Dempet Demak di terima di Jurusan kimia Undip.